Peningkatan kualitas penduduk difokuskan melalui program KB & Kesehatan Reproduksi ( KR ), Kesehatan Reproduksi Remaja ( KRR ), peningkatan ketahanan dan pemberdayaan keluarga, dan penguatan pelembagaan kecil berkualitas. Mulai 1 Januari 2009 program KB Nasional di Batang ditangani Badan Pemberdayaan Perempuan & Keluarga Berencana ( BPPKB ). Hal ini agar lebih terkonsentrasi, mengingat bila laju pertumbuhan penduduk tak terkendali bisa mengakibatkan permasalahan yang sangat krusial menyangkut aspek ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan keluarga. Karena itu dibutuhkan sinergi dari berbagai komponen.
SAMBUTAN BUPATI BATANG H. BAMBANG BINTORO, SE
Peningkatan kualitas penduduk difokuskan melalui program KB & Kesehatan Reproduksi ( KR ), Kesehatan Reproduksi Remaja ( KRR ), peningkatan ketahanan dan pemberdayaan keluarga, dan penguatan pelembagaan kecil berkualitas. Mulai 1 Januari 2009 program KB Nasional di Batang ditangani Badan Pemberdayaan Perempuan & Keluarga Berencana ( BPPKB ). Hal ini agar lebih terkonsentrasi, mengingat bila laju pertumbuhan penduduk tak terkendali bisa mengakibatkan permasalahan yang sangat krusial menyangkut aspek ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan keluarga. Karena itu dibutuhkan sinergi dari berbagai komponen.
Foto bersama Kabid dan Kasubid KB BPPKB Batang dengan Ka BKKBN Jawa Tengah
- Ibu Dra Sri Murtiningsih, MS ( Kepala BKKBN Jawa Tengah ) sebelah tengah.
- Ibu Lilik Sunarsih, BA ( Kabid KB & KR BPPKB Batang ) sebelah kanan.
- Ibu Dra. Martiningsih ( Kasubid KR & KRR BPPKB Batang ) sebelah kiri.
Daftar Nama PLKB se Kabupaten Batang
KECAMATAN WONOTUNGGAL
Pengawas / Koordinator : Muri, Spd
PLKB : Anung Prasetyo , Suradi, Rochjatin, Ristinah, Sofiatun
KECAMATAN BANDAR
Pengawas / Koordinator : St. Krishna
PLKB : Suyatno, B.Bogo. As, Moch Khujas, Sagimin, M.Zubaidi
KECAMATAN BLADO
Pengawas / Koordinator : Drs. Budi Tjiptono
PLKB : Eko Suhartono, Bambang Triyono, Sugiarto, Yati Mudiati
KECAMATAN REBAN
Pengawas / Koordinator : Muhamad Sholeh, SH
PLKB : Sutikno, Amd, Edy Supriyanto, Jarwanto, Imam Agus Santosa
KECAMATAN BAWANG
Pengawas / Koordinator : Drs. Judi
PLKB : Yuli Sulistiyanti, Suroso, Gunadi, Nyiptoroso
KECAMATAN TERSONO
Pengawas / Koordinator : Ir. Catur Budi Sriyono
PLKB : Sri Wigati Satuti, Supartono
KECAMATAN GRINGSING
Pengawas / Koordinator : Suratno, SP
PLKB : Ruswati H, Supardi KC, Drs. Supriyadi
KECAMATAN LIMPUNG
Pengawas / Koordinator : Ir. Mulyoto
PLKB : Tjarmidi, Moegiono, Bawon Pudjiwati, Sri Suryani, SE
KECAMATAN SUBAH
Pengawas / Koordinator : Dra. Laila Baroroh
PLKB : Suripah, Wanudi, Wurtiyantini
KECAMATAN TULIS
Pengawas / Koordinator : Chujaedi
PLKB : Suharno, Soeroso, Sri Sukarningsih
KECAMATAN BATANG
Pengawas / Koordinator : Ir. Sutoyo
PLKB :
Sri Retno, Supandy, Romdhonah, Endro Suprapti, Purwaningsih, Kartini. S, Lusiani
KECAMATAN WARUNGASEM
Pengawas / Koordinator : Drs. Sirojul Munir
PLKB : Jamiludin, Agung.S, Pariswanti, Wahyuning AD
KECAMATAN KANDEMAN
Pengawas / Koordinator : Kushandayani,SE
PLKB : Hadi Syaichu, Susanto, Sri Budi Lestuti
KECAMATAN PECALUNGAN
Pengawas / Koordinator : Darwanto, Spd
PLKB : Wakhyuti, Sukarmanto, M. Hufron
KECAMATAN BANYUPUTIH
Pengawas / Koordinator : Supartini, Spd
PLKB : Abdul Wahab, Darmo
Berikut daftar nama calon PLKB :
1. Ritno ( pindahan dari instansi lain )
2. Amin ( pindahan dari instansi lain )
CPNS ( masa orientasi ) :
1. Igit Suyanto, S.A.P
2. Tri Dwi Daluwati, S.AB
3. Roy Christian R, SE
4. Nur Aidin, S.Sos
5. Ummu Azizatul N, SH
6. Indrawati, SE
7. Didhik Ismanto, S.Sos
8. Yuliana Adi Chandra, S.Sos
9. Achmad Faizin, SE
10. Dulgani, S.Sos
11. Ninik Winarni, SH
12. Nur Zaman, SE
13. Fahmi AN, SH
14. Mustamsikin, SH
15. Emi Yuliawati, SE
16. Agung Prasetyo, S.IP
17. Ira Puspita, SE
18. Suripto, SE
19. Budhi Handikin, S.IP
20. Donny K S, SE
21. Fitri Amalia, S.Sos
22. Heri Budi Setiawan, SE
23. Indra Gunawan PW, SE
Berita BPPKB Batang - Kunjungan Kerja Kepala BKKBN Pusat & Tim Penggerak PKK Provinsi Jateng Di Kabupaten Batang Tanggal 29 Oktober 2009
Dalam rangka menindak lanjuti pencanangan kesatuan gerak PKK KB Kesehatan tingkat Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 6 Oktober 2009 di Donohudan Kabupaten Boyolali, Bapak Kepala BKKBN Pusat dalam hal ini diwakili oleh Deputi Bidang PKS-PK BKKBN Pusat Drs. Pranyoto, MSc didampingi Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Jawa Tengah Edy Susanto SH, M.Si, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah Ibu Hj. Sri Suharti Bibit Waluyo, serta Kepala BKKBN Jawa Tengah Ibu Dra. Sri Murtiningsih, MS mengadakan kunjungan kerja ke Kabupaten Batang pada hari Kamis tanggal 29 Oktober 2009. Para tamu disambut oleh Bapak Bupati Batang H. Bambang Bintoro, SE yang diwakili oleh Plt Sekda Batang Bapak H. Susilo, SH MM beserta Kepala BPPKB Batang Bapak Loesi Soesalitiyo, SH dan jajaran terkait. Kunjungan tersebut dalam rangka kegiatan kesatuan gerak PKK KB Kes, bertempat di Aula Setda Kabupaten Batang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan pelayanan MOP dan MOW di RB Siti Rochmah Batang. Jumlah peserta MOP dan MOW yang mendapat pelayanan pada hari itu sebanyak 16 pria serta 46 wanita.
Dalam kunjungan kerja tersebut juga diserahkan sarana hasil pengadaan dari sumber dana DAK dan APBD II berupa :
DAK :
- Laptop sebanyak 16 buah
- Implant Kit sebanyak 84 set
- BKB Kit sebanyak 24 set
APBD II :
- Medical suply sebanyak 814 paket
- APE sebanyak 5 set
BKKBN Prov Jawa Tengah :
- ATTG sebanyak 5 jenis
Barang barang tersebut diserahkan secara simbolis kepada para penerima yang meliputi PLKB, petugas pelayanan KB, dan kader KB.
Elemen - Elemen Masyarakat Mitra BPPKB Batang
- PPKBD
- Sub PPKBD
- BKB
- BKR
- BKL
- BLK
- UPPKS
- PKB RT
- PKB RW
- PKB PGRI
- PKB Perusahaan
- Jambore Institusi
- Bangga Suka Desa
- PIKSA
- PIK KRR
- Prio Utomo
- dll
BADAN KOORDINASI BERUBAH JADI BADAN KEPENDUDUKAN DAN KB NASIONAL
Maka, mulai 29 September 2009, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) berubah nama jadi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dalam rangka mewujudkan penduduk yang seimbang dan berkualitas.
Undang-undang ini merupakan revisi UU Nomor 10 tahun 1992 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Sejahtera. “BKKBN kini telah kuat karena berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada presiden,” kata Dr Hj. Kasmawati Tahir Z Basalamah, Wakil ketua Komisi IX DPR-RI dari Fraksi Partai Bintang Reformasi (anggota DPR periode lalu).
Di tingkat daerah, lembaga kependudukan tersebut diberi nama Badan Kependudukan dan keluarga Berencana Daerah (BKKBD) yang mempunyai hubungan fungsional dengan BKKBN.
Terkait dengan otonomi daerah dan adanya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintah daerah, di mana masalah kependudukan merupakan urusan wajib yang dilakukan oleh pemerintah daerah, maka dalam Undang-Undang tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga telah diberikan kewenangan yang tegas dan jelas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam pengelolaan kependudukan dan pembangunan keluarga.
Kasmawati mengatakan, titik sentral pembangunan keluarga berkelanjutan dimaksudkan agar setiap penduduk dan generasi mendatang dapat hidup, sehat, sejahtera dan produktif serta harmonis dengan lingkungannya, disamping menjadi sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas bagi pembangunan.
“Pembangunan harus dilakukan oleh penduduk dan untuk penduduk, oleh karena itu perencanaan pembangunan harus didasarkan atas kondisi atau keadaan penduduk dan pembangunan yang harus dinikmati oleh seluruh penduduk bukan sebagian atau golongan tertentu,” ungkap Kasmawati.
Menteri Kesehatan Dr dr. Siti Fadilah Supari, atas nama presiden, menyambut baik atas pengesahan RUU tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga menjadi UU Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
“Perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga merupakan bagian integral dari pembangunan budaya sosial, ekonomi bangsa yang tidak dapat dipisahkan dengan pembangunan sektor lainnya,” papar Menkes.
Menkes juga mengharapkan undang-undang menjadi upaya untuk memperlancar pembangunan nasional karena seharusnya penduduk lebih berperan sebagai subyek daripada obyek pembangunan. Menurut dia, pemerintah menyadari tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga ini memerlukan pendekatan yang multidisipliner, pemikiran yang jauh ke depan dalam rangka pembangunan kependudukan yang berkesinambungan yang mencakup pengendalian kualitas penduduk dan pengarahan yang lebih besar terhadap penyebaran penduduk.
“Hal-hal substansial yang perlu diatur secara tegas di dalamnya, antara lain penguatan kelembagaan di tingkat pusat dan daerah melalui pembentukan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,” kata Menkes Siti.
Seperti dalam pembahasan substansi RUU tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga pada pembicaraan tingkat I, telah dilakukan secara mendalam, demokratis dan penuh kecermatan. Hal ini dilakukan mengingat kompleksitas permasalahan di bidang kependudukan kita harus tetap menjaga keseimbangan nilai filosofis, sosiologis dan tehnis, serta tetap mengacu pada aturan yang berlaku.
Menkes mengharapkan, setelah RUU tersebut menjadi undang-undang akan dapat memberikan sumbangsih nyata dalam rangka mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas melalui pengendalian kependudukan dan penyelenggaraan keluarga berencana (KB).
Sebelumnya, Direktur Kependudukan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan Bappenas Dr. Ir Subandi Sardjoko, MSc, mengatakan, sebaiknya dalam kabinet mendatang ada kementerian khusus yang menangani kependudukan.
“Jika tidak ada menterinya, yang penting menteri atau pejabat setingkat menteri sebagai koordinator yang mengurusi masalah kependudukan. Sebab masalah kependudukan ini tidak bisa disepelekan, semakin lama akan semakin kpmpleks,” kata Subandi mengingatkan.(em/pel).
http://www.bkkbn.go.id/Webs/DetailBerita.php?MyID=738&tag=utamaVideo Tube Latihan Menyanyi Bersama Lagu IPeKB
Video via camera handphone saat latihan menyanyi dalam rangka persiapan ikrar bersama PLKB se Jawa Tengah. Luar biasanya latihan ini dilakukan di Bandung bersamaan dengan piknik bersama keluarga besar BPPKB Batang tanggal 25 dan 26 Juli 2009.
Latihan ini dipimpin oleh Bapak Sutoyo pengawas wilayah Kecamatan Batang dan disaksikan oleh Bapak Loesi Soesalitiyo Kepala BPPKB Batang bersama Bapak Sutiyo Seketaris BPPKB Batang. Peserta latihan merupakan PLKB yang ikut piknik bersama ke Bandung.
Selamat Datang Di Blog Website BPPKB Kab. Batang Prov. Jawa Tengah
Mohon doa restu untuk pengembangan isi blog ini selanjutnya.
Bali Desa Bangun Desa, Aja Lali Kb Yo !!!!


